27 taon yang lalu, Allah kasih saya kesempatan melihat dunia. Alhamdulillah...selama 27 taon ini Allah selalu tak segan menunjukkan sayangnya sama hamba. Tumbuh dalam keluarga yang penuh cinta, kesehatan yang prima, teman dan sahabat terbaik, suami yang penyayang, anak yang menyenangkan hati. Alhamdulillah. Sujud dan syukur padamu Ya Allah.
Razzan sejak 10 hari yang lalu sakit tifus. Panas tinggi dan rewel, butuh perhatian dan kesabaran ekstra walopun tidak sampe rawat inap di RS. Dan saya berdoa semoga di hari lahir ini Allah memberikan hadiah kesembuhan pada razzan. Dan Alhamdulillah hari ini razzan sudah tidak demam lagi, dan mulai ceria lagi.
Tapi ternyata Allah punya maksud lain, mungkin saya diingatkan bahwa Allah lah yang Maha Tau apa yang terbaik bagi kami. Mungkin saja sakit ini adalah agar kami semakin dekat dan selalu ingat Allah. Dan karena saya memaksa meminta kesembuhan razzan di hari lahir ini, jadi Allah kabulkan. Cuman karena Allah masih sayang sama kami, maka ganti suami diberi sakit cacar :)
Papa yang sabar ya, walopun papa harus diisolasi sendiri di kamar. Papa inget aja kata dokter kulit yang memeriksa papa, Dr. Benny, yang sempet berpesan "Ini saatnya merenung, mungkin Anda banyak dosa"

. Kalimatnya menohok, tapi jangan diambil hati ya pa, diambil kebenarannya ajah :) Sapa tau papa pernah berdosa sama Allah, atau bersalah sama orang. Misalnya aja satu yang mama kebetulan inget, papa kan pernah janji gak baca
kho ping ho di depan mama, tapi kok mama masih kadang2 mergokin
Mama nggak marah kok pa, cuman sapa tau Allah ngingetin biar papa lebih istiqomah dalam menepati janji

But afterall, sakit yang razzan dan papa alami, insyaAllah sama sekali tidak mengurangi rasa syukur mama pada Allah.